PENDIDIKAN YANG DISISIHKAN

Oleh : Drs.Rohmad.
Guru Fisika SMNA1 Tanjungbintang.
Pendidik PNS

Seorang pendidik yang bersetatus PNS

Jika ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi guna pengembangan karir dan kenaikan pangkat dan jabatan, harus melalui proses mendapat surat  ijin belajar dari kepala dinas atau yang di beri wewenang pada bidang itu tingkat kota atau kabupaten atau propinsi sesuai jenjang sekolah,  dimana yang bersangkutan bekerja berdasarkan Undang Undang dan Peraturan Pemerintah Yang selalu berlaku, agar kelak setelah guru yang bersangkutan pendidikan tamat dan berijazah maka  ijazah guru tersebut mendapat pengakuan dan pengukuhan dengan poin tertentu untuk penilaian angka kredit.

Sebelum masa penilaian kadaluwarsa atau berakhir segera ajukan ke tim penilai atau asesor, hasil belajar tersebut berupa foto copy  ijazah disyahkan oleh atasan langsung, dan dengan syarat perguruan tinggi yang menamatkan pendidikan  kridibelitasnya dengan akriditasi bukan kaki lima alias perguruan tinggi tersebut dapat diuji dan teruji praktik pengabdiannya kepada negara dalam pengakuan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional Republik Indonesia dengan pemberian gelar atas dasar pengakuan oleh pemerintah, contoh untuk jenjang Strata 2 (S2) gelar pendidikan Magister Pendidikan (M.Pd.).

Jika pengajuan penilaian terlambat hanguslah poin penilaian ijazah serta gelar kehormatan di bidang tersebut meskipun gelar pendidikan yang melekat pada ijazah tetap pada diri bersangkutan, Hatti-hati dalam pengusulan penilaian kenaikan pangkat dan jabatan khususnya untuk golongan dari golongan IVa  IVb, IVc,  IVd, ke tim penilai, jangan sampai bermain curang misalnya “nyuap”  tim penilai atau menggunakan joki, akibatnya guru si X akan kena sangsi berat dari pasal hukum yang berlaku, ada rumor di “sekitar” usul kenaikan pangkat dan jabatan guru rawan kolusi suap menyuap dan niputisme, guna memuluskan agar tujuan tercapai, berlangsung terselubung, bisa sulit dideteksi misterius, bagi yang bukan berwenang, sebab tidak bisa campur tangan yang bukan urusannya, itu urusan aparat penegak hukum Polisi barangkali sesuai tugas dan wewenangnya Reskrim mungkin atau Tuhan yang akan memberi sangsi lolos didunia tidak lolos hukuman nyawa setelah mati.

Berijazah saja tidak berlaku untuk usul naik pangkat dan jabatan  jika sang guru X tidak mampu membuat karya tulis ilmiah setidaknya penelitian tindakan kelas dengan jumlah poin yang berlaku, berkaitan sekitar permasalahan kasus baik atau buruk pembelajaran yang guru X temukan sewaktu guru X melsksanakan proses belajar dan menjar dengan peraturan yang berlaku diseminarkan terlebih dahulu melaui lembaga pendidikan  Tinggi seperti Universitas pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) tauu IKIP atau STKIP, atau dinas serendahnya jenjang Pemerintah daerah tingkat dua kota atau kabupaten, begitulah lalu penerbitan jurnal dari penelitian tindakan kelas tersebut sebagai penerbit tingkat propinsi dan tingkat nasional, banyak guru tidak mampu mencapai pangkat dan jabatan maksimal karena guru X tidak mampu mewujudkan karya tulis ilmiah dan jurna yang terbit pada tingkat propinsi dan nasional selain tidak mengetahui tempatnya yang misterius juga tidak mampu berkarya tulis, walaupun demikian pemerintah tidak pernah memaksakan guru X mencapai karir pangkat tertinggi sebab juga guru X mengabdi dan pensiun hidup maupun mati guru X tetap diberi penghargaan pangkat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat guru paling akhir misalnya pangkat terakhir guru X IV d setelah pensiun pangkatnya IV e, dari Presiden Republik Indonesia jika guru X pensiun hidup mendapat gaji pokok 72 % atau 75 % dari gaji pokok guru X berakhir, jika meninggal habislah sudah kecuali guru X mempunyai ahli waris yang Syah istri atau suami dengan gaji setengah uang pensiun guru X dengan peraturan menurut pengelola Tabungan Asuransi Pensiun (TASPEN) misalnya wajib lapor setiap enam bulan sekali mengisi biodata sumpah kejujuran yang ditanda tangani lurah atau kepala desa alamat domisili anda yang terdata pada TASPEN jika tidak ada laporan sumpah kejujuran gaji pensiun guru X di blokir atau dihanguskan dan guru X tidak boleh menuntut atau jika mengingkari sumpah kejujuran, seorang pensiun ganda janda atau duda guru X tidak boleh menerima pensiun sepanjang menikah lagi yang diakui pemerintah dan terdaptar didepartemen kementrian agama kecuali perkawinan tersebut terjadi perceraian guru X boleh mengurus pensiunya kembali dengan prosedur yang berlaku.

Itulah adanya mengingat faktor keberuntungan tidak semua guru mudah mendapat keberuntungan yang maksimal di banyak segi, melanjutkan pendidikan tinggi adalah di Universitas yang lengkap dengan Fakultas Jurusan  dan program studi baik perguruan Tinggi negeri maupun swasta, di Indonesia Pemerintah memiliki Universitas Negeri Terbuka yang mampu menembus pendidikan di seluruh lapisan wilayah belajar di tanah air bahkan sampai ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) diseluruh negeri Jiran dapat menerima pelayanan pendidikan dari Universitas  tersebut, dengan pelayanan sistem belajar maha siswa jarak jauh dan pengujian belajar maha siswa jarak jauh melalui teknologi elektronik dan informatika,  notabene  Universitas Terbuka Negeri cukup lengkap memiliki fakultas  jurusan dan program studi meskipun belum bisa memenuhi seluruh program studi yang dibutuhkan oleh spesifikasi seorang guru di Indonesia misalkan guru olah raga, guru kesenian, guru bahasa Inggris, dan lainya, dan yang paling terpenuhi adalah untuk guru Sekolah Dasar dari deploma dan strata satu. Ratusan ribu orang terpelajar dari Universitas Terbuka Negeri menuai sukses dan karir.

Untuk sementara waktu memang masih tepat kiranya bahwa standari sasi seorang guru propesional adalah tamat dan berijazah strata satu (S1) baik guru pendidikan PAUD, SD, SLTP dan SLTA. serta dinyatakan lulus  memiliki sertipikat hasil mengikuti pendidikan dan pelatihan guru propesional oleh tim penguji pihak pemerintah yang diberi wewenang melakukan penyaringan Individu guru propesional bersetandar nasional.

 

Sumber sinyal landasan informasi

Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 tahun 2009 tentang jabatan guru dan angka kreditnya dan nomor 14  tahun 2010, peraturan bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Funsional Guru dan Angka kreditnya.

 

Gelar Putri Gunung

Untuk bebagai program studi dan jurusan, selain dari pada itu relewansi dan linier menjadi prioritas, seorang tenaga pendidik dengan latar belakang sekolah  strata 1 (S1) Sarjana Pendidikan (S.Pd)  jurusan Seni dan bahasa  program studi bahasa Indonesia yang paling relewansi dan linier ketika melanjutkan jenjang pendidikan strata 2 (S2) adalah juga jurusan seni dan bahasa program studi bahasa Indonesia bukan yang lain, oleh karenanya kualitas dan kuantitas ilmunya kan menjadi bertambah mahir atau propesional, dalam pengembangannya kepada peserta didik bahkan dalam pengembangan karir pun akan menjadi lancar dan tidak abu- abu atau samar-samar, sebab bagi pendidik sebagai PNS pendidikan bukan hanya sekedar memiliki menterengnya gelar pendidikan yang berderet deret dan semerawut sehingga si guru X Y Z.

Gelar sarjananya banyak dan beragam jurusan dan program studi, misal guru X S.Pd. M.Pd, M.H, M.Si.sehingga seolah olah guru X  ilmuwan serba bisa multi spesifikasi yang tidak baku,  ahli bahasa Indonesia, ahli Hukum,  dan ahli sains, atau bahkan yang tampak keahliannya itu hanyalah bunglon mimikri penyesuaian diri sesaat, padahal ilmu yang dibutuhkan dan disalurkan pada tugas dan tanggung jawabnya hanya sebesar biji sawi, guru X  hanya bagaikan pohon rindang kuat yang lebat daun tanpa buah, enak dipandang  di pinggir jalan sebagai penyejuk mata siapapun memandang sebagai alam pemandangan ibarat gunung tinggi dari kejauhan mata, orang menyebut “putri gunung” atau remaja wanita yang cantik, namun pada waktanya ketika gunung itu didekati tidaklah seindah ketika disorot mata dari kejauhan seluruh sisinya berupa tebing jurang-jurang bebatuan yang berserak bahkan tidak seluruhnya subur dengan tumbuhan  perdu dan tumbuhan keras sebagai tumbuhan produksi dan penghijauan yang dibanggakan siapapun. Oleh sebab sangat bijak kiranya Jika ingin bersekolah yang lebih tinggi seorang guru X mempertimbangkan dari segi manfaat dan daya guna sehingga deretan gelar bukanlah sesuatu yang istimewa dan penyamaran publik, dan pertimbangan Pemerintah sangat tepat dan benar mengingat guru propesional dibiayai dengan gan ongkos yang besar oleh rakyat untuk mencerdaskan peserta didik secara berkesinambungan agar mampu bersaing dalam kancah rumitnya peradaban dunia internasional yang dari waktu-kewaktu dirombak oleh majunya tindakan dan pola pikir peradaban manusia dari sisi seni dan budaya, dari sisi sosial dan dari sisi kemajuan teknologi sains pada bebagai inovasi moderent yang seolah-olah bumi dan langit ruanganya telah penuh dan padat oleh hiruk pikuk kesibukan manusia hampir saja waktu tak ada yang tersisa dalam 1 x 24 jam, siang maupun malam.

 

Statman Bebas.

Apakah pembaca harus terpengaruh statman ini, jelas tidaklah semua hak anda adalah  independen adalah kebebasan anda seutuhnya, semua bergantung niat pada tujuan, kemana anda mengambil sikap, mana yang lebih unggul di antara pilihan pada jiwa anda ilmu pengetahuan dan gelar akademi, yang bersangkutan paling bisa merasakan, secara psikologis diri anda adalah jiwa anda yang sesungguhnya bukan orang lain larut pada jiwa anda, pendidikan adalah proses sinyalmen untuk membangun manusia menjadi dewasa, dari banyak hal terutama pola pikir,  bukan biologi sebab seseorang bisa jadi melalui proses pendidikan pola pikirnya menjadi dewasa dan maju,  namun dari sisi biologi belum tentu dewasa dan memiliki kebijakan yang matang atau sebaliknya seseorang telah dewasa dalam biologi namun masih muda dalam sisi kebijkan sikap dan jiwa berpikirnya, orang Jawa bilang jangan sampai hidup itu menjadi tuwas,  tua tetapi banyak ampas artinya hidup dewasa secara biogi namun waktunya hanya habis

untuk memenuhi kebutuhan perut makan yang enak-enak, minum yang serba lezat lalu membuangnya ketanduanya begitu seterusnya.

 

Agama Islam Mengkaji

Pada pandangan kajian agama Islam yang bersumber dari Al Qur’an Alloh S.W.T akan meninggikan drajat (,kehormatan) seorang manusia yang beriman dan berilmu pengetahuan dalam kata kunci “beriman” berilmu”  drajat ” artinya orang  beriman harus berdasarkan pada ilmu tak ada gunanya beriman tanpa ilmu, atau sebalik nya tak ada gunanya berilmu tanpa beriman, sehingga beriman tanpa ilmu dan berilmu tanpa beriman Alloh S.W.T, tetap tidak akan menaikan derajatnya meskipun hanya beberapa drajat, Sinyal informasi Al Qur’an Al Mujadilah (58) ayat 11).

 

Apakah beriman dan berilmu dapat diperoleh bagi seorang manusia tanpa melalui pendidikan ?

Jawabnya beriman dan berilmu harus diperoleh melalui proses pendidikan dari seorang guru, yang beriman juga berilmu pengetahuan, sekecil kecilnya belajar dimulai dari proses belajar menulis menggunakan qolam(pena) dari coretan yang sederhana sehingga dikenalnya hirup abzat dan kode angka sedusi dengan yang berkembang di masyarakatnya, Arab mungkin, Cina mungkin, India mungkin, atau tulisan latin yang bersifat hirup dan angka global,bahkan ada juga huruf yang bersifat khas suku, di Indonesia seperti huruf suku Jawa, Bogis, Batak, Lampung, Aceh, dll.

Dengan pendidikan orang tidak buta huruf tidak buta angka sehingga bisa menulis dan menghitung dan membaca cendela dunia dan kitab suci serta orang dapat berkarya tulis sesuai tingkatan yang di maunya. Artinya Ya itu dapat diyakini pendidikan melalui seorang pendidik 100% penting baik diperoleh secara informal, non formal maupun formal melalui lembaga pendidikan tertentu swasta ataupun negeri, dan Alloh SWT, memberi kebebasan kepada manusia untuk menggali Ilmu dan pengetahuan milik Alloh S.W.T, yang meliputi seantero jagat, dengan tetap harus beriman, sumber memperoleh iman ,tidak akan memisah dari ajaran agama ko yang dituntun dari pendidik agama Islam, itulah dalam keyakinan agama Islam.

Oleh sebab itu pendidik orang yang mempunyai tugas pekerjaan mulia (terhormat) pada makna yang universal.

 

Agama Diluar Islam

Bagaimana dengan pembelajaran agama yang bukan Islam ?

Jelas penguatan itu berada pada keyakinan yang bersangkutan, sebab berbeda agama  konsep keyakinan pada Tuhanya berbeda pertanggung jawaban pada Tuhanya berbeda argumentasinya berbeda, sebagai contoh agama Islam mengajarkan konsep Tuhanya hanya satu Yang paling awal artinya Tuhan telah berada sebelum alam beserta isinya ada dan paling terakhir artinya alam beserta isinya kelak akan di akhiri oleh Tuhan namun Tuhan tidak berakhir, Tuhan  tidak beranak dan tidak diperankan artinya semua yang beranak dan diperanakan  itu pasti bukan Tuhan namun karya Tuhan, bisa berwujud manusia, binatang, tumbuhan,  baik ghoip  malaikat, iblis, setan ,jin, ruh, maupun nyata dan semuanya ketergantungan pada Tuhan yang kekuasa annya meliputi langit dan bumi dari yang ghoip sampai yang kongkrit dalam kekuasaannya tunduk patuh pada (genggamanya) yaitu Alloh SWT yang memiliki sebutan 99 sebutan nama terbaik  (Asmaul Husna) tidak penulis sebutkan di sini sebab sebutan tersebut sudah sangat familiar tertulis disetiap Mushab Al Qur’an berbahasa Arab dan blog para perajin penulis didunia internet lengkap dengan terjemahanya dalam bebagsi bahasa populer negara di dunia.

Oleh sebab itu beda agama beda konsep ajaran keyakinannya, sebab mengingat alangkah banyaknya agama-agama yang bisa dipilih oleh setiap kepercayaan individu manusia di manapun berada. Artinya perbandingan agama menjadi keniscayaan adanya, dan bagi yang berminat untuk membandingkan ajaran agama Islam dengan agama yang lain adalah sebuah kebebasan, secara mutahir jelas tidak boleh membandingkan agama Islam dengan agama lainya hanya sekadar dari kulitnya dan penganutnyayang masih rendah ilmu dan pengetahuanya sebab agama Islam tidak bisa dikontrol untuk perbandingan dari kulitnya atau penganutnya bukan bijak sana, namun isi dan kuwalitasnya bukan kuwantitas penganutnya di Indonesia misalnya penganut Muslim mayor itu adalah penganutnya bukan?. bukan berarti kuwalitas agamanya, ada penganut yang berkualitas dari sisi ilmu agama Islam ada pula yang baru sekedar kuwantitas dari sisi ilmu agama Islam, dengan pastinya berada pada kwalitas iman yang berbeda bahkan ada yang disebut mu’alaf karena hasil kemampuannya belajar perbandingan agama Islam dengan agama lain masuk beragama Islam tanpa paksaan siapapun, dan agama Islam menerimanya dengan peraturan yang berlaku pada ajaran agama Islam melalui majelis pembinaan mualaf, dan  agama

Islam adalah rahmatan lil’alamin pusat kebahagian manusia  seantero  jagat  meskipun demikian tidak ada perintah seseorang yang sudah beragama selain Islam untuk masuk memeluk  agama Islam, ada pula orang yang pernah menganut agama Islam Karana lemah dan rendah imanya undur diri dari agama Islam menjadi tidak bergama apapun atau menganut agama lain oknum  yang demikian  dalam sebutan agama Islam disebut ,”murtad” hampir di setiap wilayah didunia fakta ini terjadi, di Indonesia fakta semacam ini ada dan banyak, Bahkan pada tayangan sebuah “yutub” bisa dibuka Vidio yutup  judulnya mantan ustadz, atau bisa dikuka internet Google vidio judulnya mantan kafir, ada oknum yang mendapat sanjungan orang Ustadz murtad dari hasil belajar perbandingan agama terhadap agama Islam hasilnya miring lalu menyebarkan isu ajaran agama Islam rendah dimata hatinya, atau sebaliknya hasil dari riset yang mendalam ada juga oknum Dr “teologi” menjadi muslim tanpa harus melalui Proses mualaf ia menyatakan titik temu dari keyakinan bergama dari semua muara keyakinan telah menyatu pada samudra yang luas tanpa batas adalah di agama Islam, lalu ia meyakini bahwa dari hasil petualangan beragama ia yakin pulang kerumahnya yang pada gilirannya mereka menjadi guru yang berkualitas tingkat tinggi bagi penganut Muslim serta memiliki pengaruh yang makro pada siar perkembangan ilmu agama Islam, berjuang membela agama Islam baik di Indonesia maupun dunia global Alloh S.W.T membuktikan meninggikan derajatnya. sebab ia terbebas dari Murka Alloh SWT di dunia dan di akhirat, seluruh kebajikanya terbuka luas menjadi gunung pahala diluar kapasitas nalar manusia, sebab itu adalah kualitas tanpa batas. Oleh sebab itu andaikan orang mempelajari agama Islam dari kulitnya jika tidak suka dari kulitnya tersebut dibencinya agama Islam tersebut sebab kulitnya tidak cocok baginya apalagi isinya, atau sebaliknya hanya karena sekadar belajar dari kulinya tersebut karena suka  mulai dari kulitnya maka akan menjadi senang dan tertarik untuk mengetahui isi yang ada didalamnya serta mengambil manfaatnya untuk kepentingan hidup didunia dan akherat, keselamatan dunia dan akherat.

 

Kesimpulan :

Guru PNS strata 1 jika ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan strata 2 harus prosedural dan linier,  dan mampu membuat jurnal terbit secara nasional agar hasil pendikanya yang terpatri pada ijazah mendapat poin maksimal dari pemerintah.

Pendidik yang beriman dan bertaqwa dapat menghasilkan murid yang beriman dan bertaqwa atas dasar ilmu dan pengetahuan yang diperoleh dari hasil belajar para guru. Untuk menjadi beriman dan bertaqwa sumbernya belajar dari agama dan bimbingan ilmu guru agama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *